Diam, Lawan, atau???

   Pernah gak sih, ada disuatu keadaan dimana harus pasrah, harus mengalah, harus memendam ego sedalam mungkin hanya untuk menghindari konflik? ya sepertinya 8 dari 10 orang akan seperti itu. Kalau dipikir lagi, capek ya menjadi seperti itu, kenapa kita gak ikut golongan 2 dari 10 orang? kayanya apa yang sudah kita lakukan benar dan kenapa harus lagi-lagi kita yang mengalah? tapi sekali lagi semua pikiran seperti itu hilang begitu saja hanya karena kita menghindari sebuah konflik. Mungkin kita akan masuk pada golongan orang pengecut yang main aman dan seakan tidak bertanggung jawab dengan apa yang sudah kita lakukan dan dengan mudahnya menuruti ego orang lain sedangkan membunuh ego kita. Tapi disisi lain jika berpikir lebih dalam kan dengan adanya konflik apakah hal itu juga akan selesai? apakah apa yang kita sudah bentuk yang paling benar? ya itulah yang dipikirkan oleh 8 orang ini (mungkin, ini hanya prespektif dari orang yang memiliki perasaan seperti itu). Lalu bagaimana sih sebenarnya langkah yang tepat ketika dalam kondisi seperti ini? ya sepertinya pilihannya tergantung kita mau akan berakhir seperti apa. Jika dari prespektif orang yang selalu mengalah (dari yang menulis ini) ternyata selalu ngalah itu menyimpan rasa sakit yang diawal memang tidak terlalu terasa, tetapi lama kelamaan akan terasa sangat amat menyakitkan. Ibarat pepatah lama yang mengatakan kalau bola salju semakin lama berjalan akan semakin besar, atau layaknya penyakit kronis yang dibiarkan akan memasuki stadium yang serius tanpa disadari. Pernah ada disebuah titik dimana berpikiran "bangsat, kenapa aku harus ngalah, aku harus berani melawan, aku harus berani berubah" tapi ya sekali lagi dan lagi akan mengalah. Lelah dengan semua itu, kita pasti ingin perubahan, tapi ya gak tau harus ngapain dan mulai darimana. Mungkin jika ada sebuah permasalahan yang sangat sangat besar keberanian itu akan muncul, tapi masalahnya jika masalah itu tidak muncul, gak berubah dong? ya kita tidak tau, yang pasti jika orang lain beranggapan bahwa orang dengan tipe ini adalah orang-orang yang sangat sabar sepertinya tidak sepenuhnya benar, bisa saja orang dengan tipe ini adalah orang yang sedang bingung mencari jawaban kenapa dirinya seperti itu? ya seperti diriku.


-bagusade
ditempat yang sama, 2 September 2019

Komentar

Postingan Populer